![]() | |
| aksi demonstrasi warga jogya |
Masyarakat Yogyakarta tidak hanya terguncang oleh bencana Merapi, namun saat ini yang sedang panas-panasnya adalah kontroversi mengenai daerah Istimewa itu. Sejumlah elemen masyarakat Jogja menilai, pernyataan resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tempo hari hanyalah bersifat normatif yang dirasa dalam pidatonya tidak ada penekanan. Mengenai RUU Keistimewaan Yogyakarta dan penetapan Gubernur nantinya, Presiden tidak memberikan penjelasan dan tidak memutuskan secara pasti. Oleh karena itu masyarakat dalam wadah Paguyuban Yogyakarta akan menggelar aksi demonstrasi lagi. "Besok kita akan tetap turun ke jalan," ujar ketua Paguyuban ukuh se Yogyakarta Semar Sembogo Sukiman Hadiwiyono, kepada INILAH.COM, kamis (2/12/2010). Menurut Sukiman, masyarakat sudah setuju dengan aksi tersebut. Rakyat bertanya, mengpa status Jogja dipersoalkan? mengapa menjadi agak goncang gini?. Padahal sampai sat ini masyarakat Jogja tidak minta apa-apa, kecuali kalau mereka minta merdeka sendiri atau yang lainnya. Semua masyarakat mulai dari kalangan bawah sampai atas kota gudeg ini dibuat berang. Sampai tukang parkir pun angkat bicara. Mereka setuju bahwa sistem yang sudah ada jangan diubah-ubah. dan tidak protes juga tidak keberatan kalau Gubernur dan Wakil Gubernur dijabat oleh Sri Sultan dan Paku Alam. Karena selain sebagai raja atau pemimpin, beliau adalah pemersatu rakyat Yogyakarta.
Sumber : inilah.com
Photo by : inilah.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar